Download Lagu Lagu Black Dit Dot

We Will Not Go Down Gaya Remaja
Satu Hati Menghilang
Joging Patah Hati Kelas E
Sambut Pagi Sakit Hati
Bersama Rani Bukan Sekedar Teman
Diskoria Diskotropika
Jangan Lupakan Judulnya Pun Aku Tak Tahu

Lagu Lagu BLACK DIT DOT Lainnya

Black%20Dit%20Dot

Play Music


ComScore

Attention !!!!

Mohon maaf, untuk saat ini file-file yang berada di server MEDIAFIRE tidak dapat diunduh, dikarenakan akun Bung Hasta telah diSUSPEND oleh MEDIAFIRE, secepatnya akan Bung Hasta perbaiki. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Terima Kasih

Sejarah Media Penyimpanan Komputer

Pada masa sekarang ini media penyimpanan (storage) seperti BlueRay, DVD ROM, dan Flashdisk mampu menyimpan data dalam ukuran  Gigabyte, sementara untuk Hard disk sudah ada yang memiliki kapasitas lebih dari 1 Terabyte.

Bila kita ingat beberapa tahun kebelakang harddisk dengan kapasitas 1 GB adalah barang mewah bagi pengguna komputer, dan mengingat lebih jauh lagi kebelakang disket 5 1/4 inchi pernah terkenal dengan kapasitas yang hanya sebesar 720KB.

Ada baiknya kita nostalgia ke zaman dahulu melihat beberapa media penyimpanan yang pernah ada dan dipakai di dunia komputer. Infoteknologi tidak akan membahas sejarah media penyimpanan data seperti disket 3,5 inchi, LS-120, atau tape drive. Tapi akan membahas media storage yang pernah diproduksi namun tidak /kurang berhasil dalam proses penjualannya.

Berikut 10 Media penyimpanan di zaman dahulu:

3-Inch Compact Floppy


Sebuah konsorsium manufaktur yang dipimpin oleh Matsushita memperkenalkan disket dengan ukuran 3 inchi di tahun 1983 untuk menandingi disket 3,5 inchi buatan Sony.
Disket 3 inchi menampung 140KB disetiap sisinya, digunakan komputer British Amstrad; namun format ini juga hilang dan kalah bersaing dengan disket 3,5″.

Sharp Bubble Memory


Bubble memory merupakan media yang ramai digaungkan oleh para analis industri akan menjadi pengganti media cakram magnetik. Namun realitas berkata lain, bubble memory hanya digunakan di beberapa produk komersial.
Satu diantaranya adalah Sharp PC-5000, model awal dari komputer IBM (1983). Komputer tersebut menggunakan Sharp CE-100B Magnetic Bubble Memory catridge sebagai media penyimpanan utama; setiap catridge mampu menyimpan 128KB data.

Apple Twiggy Diskette


Komputer Apple Lisa(1983) menggunakan dua 5,25 inchi disk drive yang terintegrasi. Drive ini menggunakan format “Fileware”, namun banyak yang mengenalnya dengan nama Twiggy. Disket Twiggy berkapasitas 871KB dan terlihat sebagai versi “aneh” dari versi 5,25 disket yang terkenal.
Apple menyadari bahwa disket ini kurang bagus dan mudah rusak, kemudian Apple menghentikan format ini dan menggantinya dengan disket 3,5 inchi dari Sony dengan kapasitas 400KB pada versi Apple Lisa berikutnya (1984)

Sinclair ZX Microdrive


Di tahun 1983, Sinclair Research meluncurkan ZX Microdrive system untuk system komputer mereka ZX Spectrum. ZX microdrive mampu menyimpan 85KB di media sebesar 1,3 inchi.
Microdrive membaca dan menulis data lebih cepat dibandingkan tape drive kaset pada era tersebut, namun format ini juga lebih mudah rusak.

IBM PCjr ROM Cartridge


Biasanya kita akan berasumsi catridge ROM sebagai media penyimpanan tradisional di konsol video game, namun komputer jaman dahulu juga pernah memakainya. Uniknya lagi, Lotus pernah merilis software terkenal mereka Lotus 1-2-3 dalam format IBM PCjr pada tahun 1984. Meskipun media ini cepat untuk mengakses data dan mudah digunakan, catridge ROM dengan cepat kehilangan popularitasnya karena keterbatasan jumlah data yang dapat disimpan dan juga harga manufaktur dari media ini.

2-Inch Floppy Disk


Didesain pertamakali untuk digunakan pada perekam video awal, Fuji LT-1 2 inch floppy format hanya digunakan di komputer dengan model Zenith Minisport laptop (1989). Kapasitas disket ini adalah sebesar 720 KB, dan karena ukurannya yang sangat kecil, ada olok-olok di era tersebut supaya pengguna disarankan untuk menjauhkan hewan peliharaannya karena mungkin dapat tertelan.

Floptical Diskette


Insight Peripherals memperkenalkan floptical drive pada tahun 1992. Media ini mampu menyimpan 21 MB data di disket berukuran 3,5 inchi, dan disket ini juga kompatibel dengan drive 3,5 inchi. Floptical mampu menyimpan data yang lebih besar melalui teknologi hybrid yang disebut “Floppy Optical” yang menggabungkan teknologi disket konvensional dengan pembacaan data melalui laser yang memungkinkan penulisan data lebih akurat, yang memungkinkan lebih banyak track disimpan pada disket.

Canon Optical Card


Media penyimpanan ini mampu menyimpan dua megabyte data di optiknya dan setelah memasukkan data didalamnya maka tidak akan pernah bisa diganti (sama seperti CD-R, tapi tidak berputar)
Diuji coba sebagai kartu identifikasi didunia medis pada 1990, tapi kemudian gaungnya hilang tanpa jejak.

Hitachi Micro Hamster


Foto diatas adalah foto resmi dari iklan Hitachi yang menampilkan seekor hamster dan Compact Flash harddisk yang disebut dengan Microdrive.
Pertama kali deperkenalkan tahun 2003, harddisk kecil ini menawarkan ukuran yang besar dengan performa yang mumpuni, ditambah lagi dengan harga per-megabyte yang lebih murah dibanding media flash.
Namun kemudian media flash mengalami kemajuan yang besar dalam hal peninggakan kapasitas, harddisk miniatur ini kemudian kehilangan pasar.

Magneto-Optical Disk


Teknologi Magneto menggunakan laser untuk membaca data pada cakramnya, mirip seperti pada CD-ROM. Tapi tidak seperti CD, kebanyakan cakram MO dapat ditulis ulang karena menggunakan material magnetik spesial digabung dengan teknologi laser.
Magneto disk pertama kali dikenal setelah digunakan pada NeXT Computer pada tahun 1988. Bermacam-macam drive MO masih diproduksi sampai saat ini, tapi gaungnya jauh tertinggal dari media konvensional semacam DVD-R.






Baca Yang Ini Juga Yah


0 komentar :

Agan bisa menambahkan emoticon berikut pada komentar dengan kode emoticon :10 sampai :31

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31

Posting Komentar

"Buanglah sampah pada tempatnya"
Terima Kasih

Powered by Blogger | Template by bung hasta | best view with chrome